Perjuangan Lindswell Kwok Belajar Salat, Bawa Contekan hingga Salah Kiblat

Perjuangan Lindswell Kwok Belajar Salat, Bawa Contekan hingga Salah Kiblat

Perjuangan Lindswell Kwok Belajar Salat, Bawa Contekan hingga Salah Kiblat

Setelah menjadi muallaf, Ratu Wushu Indonesia

Lindswell Kwok belajar beribadah seperti salat, membaca Alquran, dan puasa. Prosesnya cukup menantang, karena di tahun 2015, Lindswell Kwok masih menyembunyikan identitas agamanya.

Awalnya, Lindswell Kwok mencoba belajar salat dari video-video di Youtube. Namun, ia kebingungan karena bacaan hingga gerakannya cukup kompleks. Apalagi, bahasa Arab masih sangat asing baginya.

“Belajar salat dari Youtube. Tapi kan banyak banget ya di Youtube, jadi bingung, karena cara yang disampaikan itu berbeda-beda, makin banyak dilihat makin bingung, yang mana sih yang bener? Rakaat itu apaan sih? Nggak ngerti sama sekali,” terang Lindswell Kwok kepada Wolipop, di kawasan Tangaerang, Banten, Jumat (10/5/2019).

Kemudian ia banyak bertanya kepada sahabatnya

termasuk Achmad Hulaefi yang kini menjadi suaminya. Hulaefi sering memberikan link website dan video untuk belajar salat. Namun, ia mengaku masih bingung jika belajar via internet.

“Tapi itu juga aku masih nggak tahu, masih nggak ngerti. Akhirnya aku nunggu temen yang dateng, salat. Aku perhatiin, oh gitu caranya,” kenang Lindswell.

Peraih medali emas di Asean Uni 2014 ini pun sempat membuat contekan bacaan salat. Ia menulis sendiri bacaaan salat, karena belum bisa membaca tulisan Arab.

“Awalnya juga aku pakai contekan. Contekannya taruh di depan biar keliatan pas salat. Tulisan sendiri, karena aku baca latinnya juga aku nggak ngerti. Jadi aku denger apa, aku tulis apa,” tuturnya.

Setelah sering melihat teman-temannya salat dan diajari langsung

ia baru bisa benar-benar mengerti. Lindswell juga kerap pergi ke masjid, untuk melihat bagaimana orang-orang salat berjamaah.

“Bahkan aku pernah salah arah waktu salat di masjid. Aku nggak tahu, gimana sih caranya melihat arah pas salat di masjid? Nggak ngerti kan. Karena udah buru-buru, karena takut-takut. Entar ada orang yang ngeliat kan. Pas udah selesai, ngeliat orang lain, lah kok aku salah ya arahnya?” ungkapnya sambil tertawa.

Saat itu, ia masih tinggal di Medan bersama keluarganya dan sesekali menginap di asrama. Ia pun melakukan salat secara sembunyi-sembunyi karena masih menyembunyikan identitas agamanya.

Setiap Subuh, ia harus berjalan pelan-pelan ke toilet untuk berwudhu. Mamanya sempat curiga dan bertanya kepadanya. Kala itu, ia hanya bisa menjawab dirinya perlu buang air kecil

“Tapi, kan tidak bisa setiap hari bilang kebelet. Kemudian besoknya aku bawa ember saja kamar, biar kalau wudhu enggak perlu keluar kamar. Kalau enggak ya bawa botol besar ke kamar, kalau ditanya, aku bilang haus. Padahal buat wudhu,” kenang Lindswell.

Kini, Lindswell mengaku masih perlu belajar banyak untuk beribadah. Ia memilih belajar mengaji bersama ustaz, dibanding suaminya Achmad Hulaefi.

“Lagi belajar (ngaji). Pakai Iqro iya. Berhubung karena kalau sama Ulai itu jadinya kocak. Kalau aku salah, dia jadi ketawa. Jadinya yaudah sama guru ngaji aja,” tutup Lindswell.


Sumber:

https://www.modelbajumuslimbatik.com/