Sempat Grogi dan Deg-degan

Sempat Grogi dan Deg-degan

Sempat Grogi dan Deg-degan

 Ujian Nasional Berbasis Komputer

(UNBK) SMP di Kota Bekasi mulai dilaksanakan, kemarin. Ada seorang siswa yang mengaku sempat grogi dan deg-degan menghadapi ujian pada hari pertama tersebut.

Dia adalah Muhammad Dabit Auzan, siswa SMP Negeri 34 Kota Bekasi. Kondisi tersebut dialaminya saat akan mengerjakan ujian dihari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

”UNBK hari pertama cukup grogi dan deg-degan untuk pengerjaannya,” ungkapnya, kepada Radar Bekasi, Senin (22/4).

Auzan juga sempat bingung mengerjakan soal dalam ujian tersebut. Selain itu, dia juga mengeluhkan pemberian kode token yang telat sehingga mengakibatkan waktu ujian menjadi berkurang sampai 30 menit.

”Karena kita lama dikasih kode tokennya, jadi hampir setengah jam menunggu.

Dan itu sangat merugikan buat kita, karena waktu pengerjaannya jadi berkurang,” keluhnya.

Ia berharap, permasalahan teknis tersebut tidak lagi terjadi dihari ini sampai selesai waktu ujian. Dengan demikian, pengerjaan soal ujian dapat lebih maksimal.

Sementara itu, Hubungan Masyarakat SMP Negeri 34 Kota Bekasi, Romshi

Kurnia Ningsih, mengungkapkan pelaksanaan ujian pada hari pertama berjalan dengan baik. Tidak ada masalah dan kendala yang cukup fatal.

”Kami berharap sesi selanjutnya bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Hal berbeda dialami oleh Alfarizy Febrian, siswa SMP Negeri 17 Kota Bekasi. Ujian hari pertama kemarin Ia mengeluhkan gangguan server yang telah menyita waktu.

”Selebihnya aman. Untuk mata pelajarannya enggak ada kesulitan, tetapi karena Bahasa Indonesia musti teliti dengan soal-soalnya dan jangan terburu-buru dalam proses pengerjaannya,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/